Piece To Piece

Berkata-kata tanpa suara.

ADohh, pusing…..

Setelah sekian lama nggak nulis, bangun lagi nih keinginan buat nulis sesuatu.Minimal ngisi blog yang udah kosong mlompong ini. Kali ini cuma pengen curhat aja sih.Hari ini pusing banget, hari ini juga bener2 pengen teriak`bego banget nih yang buat LPJ`.Udah bolak-balik dibenerin tetep salah lagi-salah lagi. Mending ngumpulnya awal-awal jadi masih ada waktu. Tp ni udah ngumpul paling akhir,ga pernah bener.Jadi sepeeeeeeet banget lama-lama.
Mana pas lagi pencocokan listrik mati, jiiiiiaaaaaah. Ilang deh kerjaan gua.Apes

October 8, 2009 Posted by Saptari | Uncategorized | | No Comments Yet

How I love to Travel,…

In confused…..

^I have found out that there ain’t no surer way to find out whether you like people or hate them than to travel with them. 
 
^Far travel, very far travel, or travail, comes near to the worth of staying at home.

^Though we travel the world over to find the beautiful, we must carry it with us, or we find it not. 
 
In confused

February 26, 2009 Posted by Saptari | Uncategorized | | 1 Comment

Yang Terlewat di Penghujung Tahun 2008

30 Desember 2008 – 2 January 2009 Yang sempat terlewat di penghujung tahun, 3 jam perjalanan dari Kota Riau, jauh diantara hutan sawit yang rimbun.

Hari hari dinikmati dengan suasana pabrik sawit yang bising. Mesin-mesin bergemuruh memasak biji sawit yang kemerahan dan memeras tsampai tetes terakhir. Kepulan asap semerbak menusuk hidung yang semakin tebal karena debu jalan. Penghujung tahun dilalui dengan nonton TV sampai larut sambil menyelesaikan report hasil kerja siang harinya. Agak berlama-lama aku duduk di teras, dibawah lengkingan suara anak kucing yang memanggil induknya. Di bawah lambaian pohon gantung di beranda sunyi yang memandangi gelapnya kebun sawit di depan.

Satu yang terlupa, kemana semua foto-foto di Riau itu?ENTAH.

February 25, 2009 Posted by Saptari | Uncategorized | | No Comments Yet